kini;sekarang

February 1, 2013 § Leave a comment

Ada sensasi magis yang ditimbulkan oleh kata sekarang. Kemampuan untuk tidak lagi memikirkan soal kemarin, bahwa yang telah lewat memang sudah seharusnya terjadi demikian. Ada sensasi kepasrahan dan menerima dari kata sekarang. Bahwa yang patut dipikirkan dan mengganggu pikiran hanyalah yang terjadi sekarang. Di luar itu tidak berarti, kecuali sebagai pembelajaran dalam bentuk kenangan dan udara kosong.

Pasrah. Sebuah kata yang jauh dari pola pikir saya, setidaknya dalam hal keinginan dan pekerjaan. Tetapi akhir-akhir ini sepertinya sedang sibuk menempel pada hari. Hari yang kini semakin tidak dibebankan lagi dengan ekspektasi. Karena ternyata ekspektasi tidak membawa hal lain kecuali kekecewaan serta tekanan kadang berlebihan pada diri sendiri, juga orang lain. Saya memutuskan ekspektasi hanya akan menghiasi lingkup pekerjaan saja, yang mana rumusannya sudah baku. Bahwa untuk mencapai hasil akhir bernilai 150 saya harus melakukan usaha sebanyak 150. Yang untuk beberapa hal lain tidak dapat teraplikasi. Melakukan usaha sebanyak 200 bisa saja cuma mendapat hasil senilai 25.

Sesederhana ingin bersama kamu yang sama-sama ingin melakukan senilai 200. Equal. Match. Compatible.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading kini;sekarang at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: