perubahan yang disadari (atau tidak)

April 30, 2012 § 3 Comments

Dulu sepi itu candu
Sekarang sepi itu kesepian

Dulu dia itu kasih
Sekarang dia itu kekosongan

Dulu menghujat masa lalu
Sekarang ingin melompat kembali lewat mesin waktu

Dulu berada di sini adalah bahagia
Sekarang ingin berada dimanapun selain di sini

Dulu melakukan terus-menerus adalah menerjang mimpi
Sekarang ingin berlari lepas seenak kaki tanpa embel-embel mimpi

Dulu mencari seseorang untuk bercerita
Sekarang bercerita kepada diri sendiri pun tidak berani

Dulu waktu berputar lambat membosankan
Sekarang hanya untuk menyapa diri menjadi kesulitan

Dulu sahabat ada di setiap jengkal hari
Sekarang semua sibuk masing-masing merajut hari

Dulu tersenyum itu semudah mengedipkan mata
Sekarang bahagia itu seperti cerita rakyat belaka

Dulu menertawakan tulisan ini
Sekarang …

_

(sesuai kategorinya tulisan ini adalah puisi yang luar biasa bodohnya)

§ 3 Responses to perubahan yang disadari (atau tidak)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading perubahan yang disadari (atau tidak) at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: