hyper

November 11, 2010 § Leave a comment

Adalah bersorak sorai saat pemimpin negara lain hanya mengatakan sepatah dua patah kata yang dituliskan oleh oh-so-good-looking-gay-speech-writer atau siapapunlah tidak peduli.

Adalah berpendapat ataupun berbicara berlebihan saat tidak ada suatu hal yang sebenarnya perlu dilebih-lebihkan baik itu di sebuah iklan TVC (apalagi) cuma twitter.

Adalah menyebarkan kemarahan dan kebencian pada seorang menteri yang memang sih agak oh-kenapa-kok-bodoh-ya-pak? Di seantero jagad dunia maya tanpa batasan dan sedikit sopan santun.

Adalah men-judge seseorang yang sebelumnya tidak pernah bersentuhan di dunia maya apalagi dunia nyata hanya berdasarkan kepada postingan blog atau timeline twitternya. Now. Can I call you lame, girl?

Adalah menjuluki seseorang sombong hanya karena orang ini selama 1 atau 2 minggu tidak pernah memberi kabar atau berjumpa untuk minum dan makan lucu.

Adalah membenci social media sedemikian rupa dan memandang orang-orang yang menggunakan media tersebut sebagai makhluk-makhluk kurang kerjaan yang patut dikasihani. (Padahal orang ini tetap giat update status di facebook)

Adalah tetap gigit jari dan melakukan sedikit drama saat terjadi hal-hal yang di luar bayangan, cuma sekedar mengingatkan bayangan hanyalah sebuah bayang semu dalam kepala dan belum terjadi.

Adalah gembar-gembor sebagai seseorang yang taat beragama dan meletakkan Tuhan di atas segalanya tapi tidak mengeluarkan setitik keringat, air mata atau sepeser rupiah pun untuk mereka yang sedang disapa oleh alam semesta.

Adalah (sometimes) twitter #itsjustmenotyou

Adalah saya yang sampai membuat daftar khusus ini untuk sedikit memberikan sedikit ruang kosong di kepala untuk bernafas.

All is well.

Comments are closed.

What’s this?

You are currently reading hyper at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: