tentang “memilih” yang manjur

June 21, 2010 § 4 Comments

5 hari terakhir saya terkaget-kaget dengan hal amat kecil yang ternyata membuat perbedaan besar dalam kehidupan saya -oh, well berlebihan- dalam diri saya.

Sebelum 5 hari yang lalu …

Saya harus mengurangi karbohidrat dari asupan sehari-hari dan memperbanyak sayuran
Saya harus segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hati *cih
Saya harus olahraga minimal seminggu sekali agar otot ini tidak jadi agar-agar di usia dini
Saya harus bangun pagi (setiap hari dan jangan kembali lagi ke ranjang!)
Saya harus rajin menulis dan menggambar setiap hari

Daftar keharusan yang maha panjang ini pun cukup sampai di sini saja …

Hasilnya, entah kenapa kepala saya jadi mudah migren dan saya malah melahap banyak sekali karbohidrat dari pagi hingga malam karena rasa lapar yang muncul terus menerus secara misterius (soal lebih banyak sayuran lupakan saja, ayam kremes dengan sambal sedap itu mengalahkan segalanya). Dan aktivitas rutin bangun pagi-ku-langsung-tidur lagi yang saya lakukan tanpa rasa bersalah semakin merajalela (bukan sepenuhnya salah saya, 2 minggu ini jam tidur sedang diperkosa oleh sebuah pekerjaan, tapi tak apa kok).

Lalu pada suatu hari yang biasa, dimana panas sedang menyerang dataran Jakarta dengan giat. Saya sedang beristirahat sebentar dari sebuah pekerjaan -yang telah disebutkan di atas-. Tak sengaja sampailah saya pada sebuah tulisan tentang kekuatan kata “memilih” di sebuah majalah feminin yang jadi guilty pleasure saya karena harga ramah dompet dan konten tulisan yang lebih banyak daripada foto perempuan-perempuan kece yang sedang sembelit. Awalnya saya membaca artikel ini tanpa ekspektasi apa-apa, 100% for the sake of berhenti melihat monitor komputer. Tanpa disangka artikel ini meniupkan angin sejuk ke dalam raga dan otak kusut saya …

Seperti biasa, angin sejuk yang datang tanpa dicari-cari biasanya paling sukses menyejukkan raga.

Setelah tuntas membaca artikel itu, saya langsung praktek.

Saya harus memilih mengurangi karbohidrat dari asupan sehari-hari dan memperbanyak sayuran
Saya harus memilih segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hati *cih
Saya harus memilih olahraga minimal seminggu sekali agar otot ini tidak jadi agar-agar di usia dini
Saya harus memilih bangun pagi (setiap hari dan jangan kembali lagi ke ranjang!)
Saya harus memilih rajin menulis dan menggambar setiap hari

Saya tidak pernah tahu sebelumnya, penggantian satu kata dalam kalimat mengakibatkan perubahan makna dan efek yang begitu besar (bagian ini cuma ekspresi hiperbolis saja).

Dalam hal ini, daftar panjang itu tidak lagi menjadi kewajiban yang membebani punggung. Tapi berubah wujud menjadi daftar hal-hal yang memang saya pilih dengan penuh kesadaran untuk diri saya sendiri. Ringan sekali.

Migren pun pelan-pelan tapi mau menghilang dari kepala. Keinginan atas karbohidrat terus menerus serta ayam penyet dengan sambal sirna dengan ajaib (terkadang masih muncul juga sih). Bangun pagi tidak lagi menyiksa. Dan pekerjaan itu pun datang dengan sendirinya, justru di saat saya tidak mengharuskan diri untuk mendapatkannya.๐Ÿ™‚

Untuk hasil akhirnya, saya belum tahu. Setidaknya menjadikan daftar itu bukan sebagai beban atau target yang-harus-dicapai-bodo-amat-gimana-caranya membuat semuanya terasa lebih mudah. Sila dicoba sendiri.๐Ÿ™‚

§ 4 Responses to tentang “memilih” yang manjur

  • Philida Thea says:

    Terima kasih sharenya teh Lala๐Ÿ™‚ . . .
    Iya, memilih lebih baik dari pada menekankan. *lebih halus dan lebih diterima pikiran .

  • gogochan says:

    Terima kasih juga.
    Mungkin ini salah satu caranya agar hidup ini tidak terlalu terasa berat. Tanpa begitu pun hidup ini memang sudah berat. D’oh..

  • Asop says:

    Huaaaaah! Untuk memulai hidup sehat itu emang susah.๐Ÿ˜€ Saya bisa mengerti itu….

    Yang penting atur asupan kalori dan buat supaya kalori yang kita dapat itu dipergunakan untuk beraktivitas. Kalo kalori yang kita dapat banyak tapi kita kurang bergerak, bisa jadi timbunan lemak.๐Ÿ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading tentang “memilih” yang manjur at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: