sejak kapan "apa kabar?" digantikan "sombong amat."

March 8, 2010 § 1 Comment

Kepada kamu di luar sana,

Bukannya saya bermaksud kasar atau tidak sopan, tapi saya sudah mulai terganggu dengan sapaan “Kemana aja sih? Sombong amat.” karena saya merasa bukan orang yang sombong atau memiliki sesuatu yang patut disombongkan (well … I wish I have many of them).  Apakah tujuan kamu di luar sana menyapa seperti itu? Ataukah memang kalimat “Halo apa kabar?” sudah dihapuskan dari percakapan pembuka di pergaulan super ribet di Jakarta ini. You tell me.

Jujur, ketika kamu di luar sana menyapa saya dengan “Kemana aja bla…bla…bla” saya bingung mau menjawab apa karena saya benar-benar tidak kemana-mana, saya masih tinggal di Jakarta dengan aktivitas yang kurang lebih sama bekerja (I want one now), menggambar, kadang-kadang berjumpa dengan beberapa teman, terjebak antrian Alice in the wonderland untuk menonton Hurt Locker, dan menghabiskan waktu bersama pacar, tidak kurang dan tidak lebih. Dan saya dengan senang hati ingin mendengar up date hidup kamu di luar sana yang sudah tidak saya jumpai dalam kurun waktu (kurang lebih) 2-3 bulan. Apa kesibukan kamu sekarang? Apakah pacar kamu masih orang yang sama sejak 2 bulan lalu? Apakah kita akan melakukan ngopi-ngopi atau makan malam bersama? Apakah kamu masih bermain facebook yang tampaknya mulai menjadi kota tanpa penduduk itu? dst … dsb … dll

Sumpah demi Tuhan saya bukan dan tidak pernah mau menjadi orang yang sombong. Saya bukanlah sombong sehingga tidak pernah berjumpa dengan kamu di luar sana …

Tapi mungkin saja,
Saya sedang mengalami hidup yang agak menyita waktu “bermain” (maaf ini alasan saja untuk sok sibuk padahal cuma di kamar nonton Skins tanpa henti), atau mungkin saya sedang ada di dalam fase “pensiun dari hang out 2-3 kali seminggu” *baca : sedang diet sehingga menghindari keluar malam agar tidak makan malam, atau mungkin saya sedang luar biasa miskin (and of course, you don’t/won’t know about this), mungkin juga saya sedang mengalami masalah keluarga, atau saya sedang dapat sidejob yang luar biasa menyita waktu (Well I hope I got many of them too …), atau saya sedang terserang virus introverto yang akan segera sembuh dalam 1 bulan ke depan (of course I’m not. You know.), atau mungkin saja … kamu sedang luar biasa sibuk dengan hidupmu (are you?). You tell me.

Kesombongan tidak disengaja ini adalah bagian dari hidup saya, kamu, dia dan mereka. Kesombongan tidak disengaja ini sialnya (hanya) akan disadari ketika saya dan kamu di luar sana berjumpa dan menyadari kalau selama ini kita berdua tidak pernah saling menyapa (baca : up date hidup masing-masing) di dunia maya baik itu via facebook, YM atau twitter (sungguh online setiap saat itu melelahkan dan tatap muka jauh lebih baik daripada buku muka).

Malam ini saya berdoa agar “Apa kabar?” kembali ke posisinya semula dan mengembalikan “Sombong amat.” langsung ke tempat sampah sapaan dalam pergaulan super ribet Jakarta.

Let’s meet up people and tell me about your life, I would love to hear it🙂

Catatan tidak penting :
(Kemungkinan besar kamu tahu sih …) Teman sejati adalah teman yang walaupun jarang berjumpa selalu bisa ngobrol dan nyambung sama kamu. (Dan kamu pasti tahu) Dia sangat jarang ditemukan di pergaulan super ribet Jakarta.

§ One Response to sejak kapan "apa kabar?" digantikan "sombong amat."

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading sejak kapan "apa kabar?" digantikan "sombong amat." at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: