kamu adalah saya

February 8, 2010 § Leave a comment

Saya ingin duduk di tempat kamu duduk, bukan berarti saya pengikut tapi itu memang keinginan saya. Saya melihat jarum jam yang selalu bergerak … cepat … tanpa berhenti, lalu kembali melamunkan wangimu yang bersahaja. Saya berpura-pura bahagia di depanmu, agar kamu merasa bahagia.

Genta

Namamu memabukkan.

Kamu ingat kan, kamu pernah bilang, “Saya bahagia kalau kamu bahagia,”
Karenanya saya selalu terlihat bahagia di depanmu.
Bukannya saya menangis saat sendiri, tapi saya sering bertarung dengan sepi.
Para filsuf  adalah pembohong, teman bukanlah pembunuh sepi. Sepi akan datang lebih kejam  saat saya berada di tengah teman-teman, semakin ramai semakin sepi.

Bukan, ini bukan racauan tentang hati yang kesepian.
Dan maaf … saya tidak bermaksud meracau.

Tahukan kamu melakukan sesuatu tanpa beban sama sekali akan menyehatkan?

Apapun itu,
Bekerja tanpa beban, berkarya tanpa beban, berteman tanpa beban, berbagi kasih tanpa beban.
Sulit memang karena saya dan kamu dan kita adalah orang-orang bodoh yang senang terbebani. Apapun itu, letakkan saja di pundak kami. Dengan ikhlas akan kami bawa kemanapun kamu mau.

Itulah yang sedang coba saya lakukan sekarang.
Menulis tanpa beban, menulis tanpa berpikir.

Kenapa harus ada beban pikiran akan pendapat orang lain?
Toh mereka cuma orang lain, dan mereka tidak berpengaruh terhadap kebahagiaan.

Jadi kenapa harus peduli?

Yang penting bahagia,
Kalaupun tidak berhasil, setidaknya sudah mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading kamu adalah saya at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: