suara

January 9, 2010 § Leave a comment

hujan,
membuat hati ini damai dan berkecamuk tak menentu di saat yang sama

pernahkah merasa kehilangan seseorang yang tanpa sadar belum sempat dimiliki?
pernahkah merasa kehilangan momentum berharga bersama orang-orang yang ternyata paling disayangi?

bukan …
ini bukan persoalan antara pria dan wanita
itu terlalu dangkal,
maaf … itu menurut otak saya yang tidak pandai ini

ini membicarakan manusia-manusia ini yang mana mereka berbagi daging dan darah yang sama
mau tidak mau … suka tidak suka, rasa sayang itu muncul karena ikatan fisik

saya tidak pernah untuk tidak mau
saya tidak pernah untuk tidak suka

hanya harus jauh,
dan di saat semuanya sudah terlalu jauh
usia ini sudah terlanjur menggerogoti tubuh saya
memerintahkan saya memiliki pasangan seumur hidup, hidup bersama, menjalani semua hal maha ribet di dalamnya

otomatis,
akhir pasti dari semua momentum yang hilang

semua momen yang nikmat itu sudah terlewati nyaris tanpa kenangan yang membekas di otak butut ini …

Tuhan, saya sedih …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading suara at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: