hanya racauan

June 3, 2009 § Leave a comment

Kemarin-kemarin saya merasa luar biasa bahagia. Tapi minggu ini hambar luar biasa. Mungkin itu yang dikatakan orang bijak, kalau kebahagiaan maupun kesedihan itu jangan diumbar berlebihan, jangan hiperbolis, semua yang berlebihan itu nggak akan bagus di ujungnya. Tapi sebenarnya saya masih merasakan kebahagiaan itu di dasar jiwa, tapi entah terasa agak sedikit absurd dan lebih nggak jelas, lebih membingungkan darimana sumbernya. Tapi kalau mau bicara jujur ada satu sumber kebahagiaan saya yang terlihat jelas dan dia adalah seseorang yang masuk perlahan ke kehidupan saya dan memberikan kejutan manis di akhir … yang sekarang menjadi awal baru.

Katakan saya aneh, saya memang aneh, dengan perenungan terlalu banyak atas kejadian di sekitar, dengan penilaian terhadap diri sendiri di setiap pergantian waktu. Tapi saya teramat mencintai keanehan itu, rasanya saya begitu lengkap dengannya. Tapi kalau mau bicara jujur saya tidak merasa seperti orang yang aneh, saya hanya sedikit kompleks. Itu saja …

Atau mungkin saja kehambaran dan kebosanan yang tiba-tiba menyerang otak saya ini berasal dari kekagetan saya atas perubahan. Ya … saya akan menjalani perubahan besar bulan depan, saya tahu saya akan senang dengan perubahan itu, saya tahu saya akan menikmati, tapi saya manusia biasa yang pasti merasakan ‘dag dig dug serr’ sama hal baru, perlu adaptasi, perlu menyerap dulu sebelum mengambil tindakan. Tapi kalau mau bicara jujur saya merasa sangat siap atas perubahan itu, karena itu berarti meninggalkan kondisi sekarang yang agak saya benci.

Saya terus menghitung waktu, setiap waktu yang lewat membuat saya agak risau dan cemas. Mungkin saya parno, saya parno karena saya merasa badan saya tidak lagi sesehat dulu, merasa kalau sekarang saya lebih mudah merasa letih. Saya sudah berusaha olahraga, iya saya tahu … itu cuma lari keliling Senayan 4 putaran seminggu sekali (yang mungkin satu bulan sekali) tapi setidaknya saya berusaha, saya berusaha agar badan saya tidak mudah letih seperti ini. Saya membenci rasa kantuk saya yang sekarang datang lebih cepat dari biasanya, saya membenci sensasi badan yang mau remuk setiap saya bangun pagi, saya benci keinginan saya memakan mie instan yang semakin hari semakin merongrong (tapi tentu saja terus saya tahan). Saya percaya kalau saya bisa lari seminggu sekali dengan rutin, rasa letih dan kantuk yang tidak berguna ini perlahan-lahan akan pergi dari tubuh saya. Saya butuh badan yang kuat dan pikiran yang jernih untuk semua yang saya inginkan, saya tidak bisa melakukan hal-hal yang harus saya lakukan dengan tubuh lemah seperti ini. Saya benci. Tapi kalau mau bicara jujur saya merasa makan siang saya akhir-akhir ini memang jarang dilengkapi dengan zat karbohidrat, apakah karena itu? (kalau ada yang bilang kenapa tidak fitness setiap pulang kantor. Maaf, saya tidak setuju dengan ide orang-orang berkeringat di dalam ruangan ber AC … terlihat agak bodoh)

Kalau kerja di Jakarta memang susah kaya ya? Maaf tidak sopan, memang di Jakarta harus banting tulang … saya tidak mau an OK living saya mau kehidupan yang ‘penuh’, saya ingin melihat dunia, saya ingin membeli benda-benda yang saya sukai, saya ingin membahagiakan keturunan saya dan memberikan mereka pendidikan terbaik, saya ingin membahagiakan mama saya, dan itu tidak bisa menggunakan daun. Tapi kalau mau bicara jujur saya yakin saya bisa, tapi memang butuh waktu karena saya bukan one of the lucky bastards.

Rasanya lega sekali meracau seperti ini …
Mungkin akan saya lakukan lagi lain kali, semoga anda tidak keberatan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading hanya racauan at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: