rujak.air wudhu.menunggu

May 5, 2009 § Leave a comment

Sore hari pikiran mulai penat
Teman seruangan juga ngidam rujak
OB di belakang menghilang tanpa jejak
Lalu berbaik hati membelikan, sekalian sholat di mesjid saja

Sendirian jalan ke mesjid, yang biasanya bertiga atau berempat
Rasanya senang
Karena langit tenang dan hawa udara ngepas
Lalu wudhu
Kenapa rasanya enak sekali?
Entah pengaruh 3 hari tidur jam 3 pagi atau memang airnya sejuk sekali
Tersenyum kecil sendiri

Ke belakang,
Mencari rujak. Ada!
Menunggu abang memotong dan mengulek lama sekali
Aduh … saya jadi seperti orang Jakarta yang membenci untuk menunggu
Jangan … menunggu itu akan ada hikmah kalau diresapi
Melihat sekeliling, menangkap pesan dan makna, mencari khayalan yang terbang di udara
Dapat 1! Tuh kan …

Menunggu pun pasti akan mendapatkan sesuatu apabila mau mencoba mencari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading rujak.air wudhu.menunggu at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: