saya selalu terpesona dengan masa lalu

April 8, 2009 § 2 Comments

Masa lalu itu memabukkan dan selalu berhasil membuat saya terkaget-kaget. Bodoh memang kalau mengingat masa lalu itu adalah kepunyaan saya sendiri. Kalau masa lalu itu adalah buatan saya sendiri. Tapi terkadang ketika mengintip kembali ke masa lalu, ada saja potongan kejadian, perkataan, dan tulisan yang membuat takjub.

Tidak menyangka PERNAH melakukan hal ITU
Tidak menyangka PERNAH memiliki pemikiran seperti ITU
Tidak menyangka PERNAH terlihat secupu ITU
Tidak menyangka PERNAH foto dengan pose aneh seperti ITU
Tidak menyangka PERNAH sedangkal ITU
Tidak menyangka PERNAH berkenalan dengan orang ITU
Tidak menyangka PERNAH memalukan seperti ITU

Dan semakin dalam saya mengorek masa lalu maka akan semakin banyak kata PERNAH dan ITU yang muncul di dalam kepala.

Tapi semua kata PERNAH dan ITU adalah pertanda yang sangat baik. Pertanda kalau saya sudah ‘tumbuh’ selayaknya seorang manusia. Hidup ini harus terus tumbuh, jika tidak itu sama saja dengan kematian yang semu.

Saya bahkan kehabisan kata untuk mengungkapkan betapa terpesonanya saya akan masa lalu. Itulah mengapa saya suka menulis dan selalu membawa digital camera kemanapun saya pergi, karena masa sekarang itu akan menjadi sebuah masa lalu yang bila tidak diabadikan melalui tulisan atau foto, dia hanya akan menjadi lempengan waktu yang tidak berwujud dan akan terbang bersama angin.

Saya tidak ingin waktu saya terbang begitu saja bersama angin. Saya ingin lempengan waktu saya tersimpan abadi dalam satu bentuk nyata. Yang bisa saya lihat kembali dan saya pegang sewaktu-waktu.

Saya menulis ini setelah mengintip rumah lama saya, saya membaca beberapa tulisan, menyempatkan diri melihat komentar-komentar dari kawan, juga membuka beberapa folder foto. Kadang saya mengernyit heran dengan keanehan saya dimasa itu, tersenyum dengan kenorakan saya, bahkan tertawa kecil dengan foto-foto aneh saya disana. Tapi saya senang melihat semua itu, saya senang melihat saya di masa lalu dengan semua keanehan dan kenorakan itu.

Satu hal yang amat saya sadari (dan agak saya sesali) adalah …
Dulu saya adalah orang yang sangat suka bercerita, semua hal yang terjadi pada kehidupan ini saya ceritakan dengan naifnya. Salah satu sudut hati saya ingin bercerita lagi seperti itu, tapi entah kenapa sudah tidak bisa lagi. Sekarang saya lebih sering mengemukakan pendapat-pendapat basi saya daripada bercerita tentang diri saya beserta kehidupan ini.

Entah kenapa …
Mungkin ini yang dinamakan proses pendewasaan diri?

§ 2 Responses to saya selalu terpesona dengan masa lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading saya selalu terpesona dengan masa lalu at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: