seandainya 'I like' button di FB benar-benar ada

April 6, 2009 § Leave a comment

Maka akan agak memudahkan saya dan kamu untuk menyukai suatu hal tanpa alasan jelas

Tidak seperti sekarang ini …
“Gue suka deh sama band A” yang akan disambut dengan pertanyaan “Kenapa?”
atau
“Gue mulai naksir deh sama cowok B” yang akan disambut juga dengan pertanyaan “Kenapa?”
atau
“Gue pengen resign deh” (yang kalau di facebook berarti si ‘I like’ di klik sekali lagi sehingga muncul ‘Unlike’) yang (pasti) akan disambut dengan pertanyaan “Kenapa? Emang udah dapat kerjaan baru?”
dst … dst …

Semuanya harus ada alasannya ya?
Kewajibankah itu?
Dan kalaupun iya … emangnya harus selalu diberi tahu ya?
Bagaimana kalau saya suka tanpa tahu alasannya apa. Rasa suka itu entah kenapa merasuk di hati dengan sintingnya, dan kalau disuruh menjelaskan dengan kata-kata saya tidak pernah bisa menemukan padanan kata yang tepat. Ya gimana dong saya bukan Chairil Anwar yang selalu bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan semua rasa.

Kenapa tombol ‘I like’ button bisa tiba-tiba muncul di dunia persilatan facebook? ‘I like’ button ini ada dimana-mana di status, note, foto, video yah…dengan kata lain di semua aspek per-facebook-an. Kalau menurut pemikiran aneh saya, pasti si jenius Mark Zuckerberg paham betul kalau generasi kita (tentu saja yang seumuran dengan Mark) adalah generasi yang kurang suka kalau harus menjelaskan segala sesuatunya. Tidak suka kalau semua pendapat itu harus dilanjutkan dengan penjelasan panjang lebar kenapa ini dan itu. Tidak suka kalau semua kesukaannya atas satu hal selalu dipertanyakan dengan “Kenapa?”. Come on it’s 2009!

Saya jadi ingat beberapa bulan lalu, saat saya dan seorang teman sedang menikmati nasi goreng kambing dan tahu sumedang sebagai dessert. Teman saya ini di masa mudanya adalah seorang keyboardist dari sebuah band indie ternama, lalu tiba-tiba tanpa alasan yang jelas dia cabut dari band yang sudah membesarkan namanya dan memulai kehidupan sebagai karyawan kantoran ‘biasa’ yang bekerja 9 to 5 PM. Saya sangat menyayangkan keputusan dia (yang meninggalkan kehidupan ala rock star) dan tak hentinya memberondong teman saya yang malang itu dengan pertanyaan “Kenapa?” berulang-ulang. Sampai akhirnya dia bilang, “Ya emang sudah merasa cukup aja. Udah pengen berhenti aja. Pengen ganti suasana hidup. Ya … pokoknya karena udah pengen aja, nggak ada alasan jelas. Emang semuanya harus pake alasan ya?”. Seketika itu pula saya tutup mulut.

Emangnya semua harus pake alasan ya?
Tidak …

Waktu tiba-tiba suka sama cowok yang nggak banget, nggak ada alasan
Waktu tiba-tiba menyenandungkan lirik D’Massive, nggak ada alasan
Waktu menolak cinta orang yang ‘sempurna’, nggak ada alasan
Waktu tiba-tiba bad mood dan jadi temperamental, nggak ada alasan
Waktu isi lemari pakaian warnanya hitam semua, nggak ada alasan
Waktu pengen suka sama orang tapi nggak bisa, nggak ada alasan
Waktu malas datang ke reuni SMA, nggak ada alasan
Waktu dapat kerjaan dan jadi super bt, nggak ada alasan
Waktu tiba-tiba benci sama sahabat sendiri, nggak ada alasan
Waktu tiba-tiba pengen ganti mobil baru, nggak ada alasan
Waktu tiba-tiba pengen cuti 1 tahun, nggak ada alasan
Waktu tiba-tiba pengen ketemu seseorang, nggak ada alasan

Kalau di kehidupan nyata semua benda dan orang memiliki¬† ‘I like’ button, maka akan menghemat waktu lumayan banyak untuk penjelasan. Kalau suka ya tinggal klik ‘I like’ nggak perlu ngasih komentar panjang lebar, kalau tiba-tiba ilfill karena satu dan lain hal tinggal klik lagi ‘I like’ buttonnya sehingga jadi ‘Unlike’.

Dan saat naksir luar biasa dengan seseorang juga mudah! Nggak perlu sampai keringat dingin waktu mengajak sang pujaan hati kencan di malam minggu atau buang-buang duit buat telepon, sms, traktir makan, traktir nonton dsb. Tinggal tekan saja ‘I like’ button milik sang pujaan hati dan tunggu respon baliknya, apakah dia akan menekan ‘I like’ button punya kita atau nggak.

Kelar urusan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading seandainya 'I like' button di FB benar-benar ada at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: