teman saya dan anjing peliharaannya

February 23, 2009 § Leave a comment

Saya punya seorang teman. Pria. Baik sekali. Dia baru saja mengalami kejadian yang tidak mengenakkan. Beberapa waktu lalu teman saya itu baru saja kehilangan anjing kesayangannya, anjing kesayangannya itu sudah dia pelihara selama 1 tahun. Pada suatu hari tanpa sebab yang jelas anjingnya pergi meninggalkan rumah dan tidak pernah pulang. Padahal selama 1 tahun anjing tersebut takut sekali meninggalkan rumah. Pada suatu hari teman saya yang baik itu melihat anjingnya digendong oleh salah satu temannya di sekolah, teman saya itu langsung kaget campur senang dan segera menghampiri temannya.

Temannya menggeleng-geleng kuat, saat teman saya mengatakan kalau anjing yang digendongnya bukanlah miliknya. Akhirnya teman saya pun menyuruh agar anjing itu saja yang memilih, apakah ingin ikut dengan pemilik lama atau pemilik yang baru?

Sayangnya anjing tersebut lebih memilih pemilik yang baru. Anjing itu memang agak tidak tahu diri.

Akhirnya teman saya pun mengobati sakit hatinya dan rasa kesepiannya karena kehilangan anjing kesayangannya. Dia melewati hari-harinya sambil mencari peliharaan baru yang cocok dengannya. Bukan sembarangan anjing, tapi anjing yang bisa mengobati sakit hatinya dan rasa kecewa atas ketidaksetiaan anjing sebelumnya.

Hari berganti hari dan bulan berganti bulan. Teman saya yang baik ini semakin melupakan anjing peliharaannya dengan susah payah. Di satu sore yang cerah, teman saya berjalan-jalan di taman lalu dia melihat seekor anjing kampung yang terjepit di salah satu akar pohon. Tubuh anjing tersebut terluka dan wajahnya tampak sangat sedih. Teman saya yang baik hati tersentuh hatinya, dia menggendong anjing kampung itu dengan penuh kasih sayang dan membawanya pulang ke rumah. Teman saya merawat anjing kampung yang jelek itu dengan sabar dan penuh kasih sayang. Dia mengobati luka-luka yang ada di tubuh anjing tersebut setiap hari dan memberi makanan anjing terbaik agar anjing itu cepat sembuh. Pada hari pertama teman saya membawa anjing kampung itu ke rumah, mata anjing tersebut menyiratkan sinar ketakutan yang amat sangat tapi dengan hari-hari yang terus berjalan pancaran mata anjing tersebut semakin melunak dan teman saya semakin sayang kepada anjing kampung yang jelek itu.

Akhirnya anjing kampung itu sembuh dari luka-lukanya, dan bisa menggonggong dengan kuatnya. Teman saya pun memakai jaket dan syalnya untuk membawa anjing kampung itu berjalan-jalan di taman. Hari itu adalah hari pertama anjing kampung itu sanggup berjalan-jalan keluar rumah dengan lincahnya. Teman saya dan anjing kampung itu bermain dengan riangnya di taman, luka hati teman saya atas pengkhianatan anjing sebelumnya pun terobati dengan keberadaan anjing kampung tersebut. Rasa kesepian dan kebutuhan atas kasih sayang pun terpenuhi oleh anjing kampung yang buruk rupa itu.
Ketika teman saya dan anjing kampung itu sedang bermain, tiba-tiba anjing kampung itu berlari kencang menjauhi teman saya lalu mendekati seorang anak lelaki yang wajahnya sangat bengis. Teman saya lari mengejar dan kaget saat anjing kampung itu menjilati kaki anak lelaki itu, anak lelaki bengis itu pun menggendong anjing kampung itu dan membawanya pergi.

Teman saya berteriak marah ke anak lelaki itu, anak lelaki itu balas berteriak dan berkata kalau anjing kampung itu adalah anjingnya yang sudah lama hilang di taman. Anjing kampung itu tidak berontak dari pelukan si anak lelaki bengis, dan pergi bersamanya.

Teman saya yang baik hati duduk diam dan merasakan kesedihan luar biasa.

Seharusnya anjing adalah peliharaan yang setia terhadap tuannya. Tapi anjing-anjing di cerita saya adalah anjing-anjing yang mewakili manusia-manusia yang sikapnya lebih kurang ajar daripada anjing yang kurang ajar. Seharusnya manusia yang memiliki akal sehat dan perasaan bisa bersikap lebih baik daripada anjing. Apalah arti wujud manusia tetapi tidak memiliki hati.

Kejujuran kadang memang menyakitkan kawan, tapi kejujuran itulah yang kadang dibutuhkan oleh orang lain agar tidak tersakiti olehmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading teman saya dan anjing peliharaannya at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: