don't say "Hidup gue kok gini-gini aja!"

December 4, 2008 § 2 Comments

Because the only person that have the responsibility of the whole “Hidup gue kok gini-gini aja!” thing
is your very own self

Banyak … eng salah deng, beberapa orang yang notabene already/not already has her/his own life sangat hobi/senang/sering banget mengeluarkan statement, “Hidup gue kok gini-gini aja!” (saya singkat menjadi HGKGGA karena capek ngetik ulangnya)
Lalu dengan begitu mereka pun jadi ingin meninggalkan kehidupan eksistingnya yang sekarang untuk mendapatkan kehidupan dan lingkungan yang baru agar tidak terjadi si HGKGGA tadi.

Well … may I tell you something?

Sindrom HGKGGA biasanya terjadi karena hal – hal sebagai berikut :

1. Saat ini anda tidak punya achievement di bidang apapun

2. Saat ini anda tidak memiliki karya apapun, atau anda memiliki karya tapi tidak pernah diapresiasi oleh orang lain, atau anda memiliki karya tapi tidak pernah dipublish, atau anda memiliki karya tapi karya-karya itu selalu selesai 1/2 jalan karena satu dan lain hal

3. Saat ini anda tidak merasa memiliki eksistensi berharga di bidang apapun, anda hanya sibuk menceritakan atau mengagumi orang-orang yang memiliki eksistensi di beberapa bidang yang menarik/anda sukai tanpa sibuk melakukan apapun. Satu hal yang harus diingat, orang-orang itu menjadi eksis di bidangnya bukan dengan tidur dan menunggu semua hal tersebut datang ke piring makan mereka. Mereka me’NGUSAHAKANNYA’

4. Saat ini anda tahu pasti kalau anda tidak sedang memulai apapun untuk menghasilkan/mencapai apapun, di bidang apapun

5. Saat ini anda merasa kalau beberapa tahun/puluh tahun hidup anda dihabiskan for absolutely NOTHING

6. Saat ini anda mulai resah dengan melihat menggeliatnya beberapa teman anda in his/her very own thing, sedangkan anda? Sedang jalan atau bahkan lari-lari kecil di tempat tanpa tahu mau bergerak kemana

7. Saat ini anda merasa kesal karena anda merasa sudah melakukan sesuatu tapi tidak pernah melihat hasilnya (kalo anda baru melakukan 1-10 langkah/1-1 setengah tahun untuk hal yang anda sebut langkah -langkah menuju ‘pencapaian mimpi’ maka anda harus berusaha 100-200 langkah/3-10 tahun lagi baru boleh merasa kesal) 

8. Saat ini anda merasa kalau anda tidak bisa mencapai apapun yang anda inginkan tanpa bantuan orang lain, anda merasa orang lain harus membantu anda. Satu hal yang harus dicatat, anda harus memulai dari dalam diri sendiri dulu … percayalah bantuan yang anda perlukan akan datang ketika keseriusan anda mulai terlihat

9. Saat ini anda terjebak di rutinitas Senin – Jumat yang menjemukan, membuat anda bosan, dan muak. Dan ketika pulang dari jebakan rutinitas anda HAVE NOTHING TO DO (except yang STD STD : nonton sinetron dubbingan di Indosiar, marathon DVD bajakan, ngumpul/hang out bersama teman di cafe/coffee shop terdekat). Pick one thing that can moves you after the long working hours, yang bisa membuat anda bersemangat dan on fire ketika pulang kerja untuk melakukannya. Sesuatu yang produktif … sesuatu yang membuat anda hidup. Jangan sampai HAVE NOTHING TO DO dan besok pagi anda akan bangun pagi dengan pemikiran, “Hah udah hari ini lagi?! Hari gue berlalu tanpa arti … dan harus bekerja lagi! Sial!”

10.  Saat ini anda tidak bersyukur dengan kehidupan anda, anda selalu iri dan membandingkan hidup anda sendiri dengan orang lain (which is useless). Bersyukur dan iri itu perlu tapi dengan dosis yang tepat, takarannya seimbang sehingga anda bersyukur dengan hidup yang anda punya tapi juga punya sedikit rasa iri atas kehidupan orang lain yang hebat/MAHA hebat, sehingga anda terus ber’GERAK’ terus me’LAKUKAN’ sampai anda sampai ke tujuan anda, dan setelah sampai ke tujuan itu anda pun ber’GERAK’ lagi ke tujuan anda selanjutnya

Saya dulu sering sekali merasakan sindrom HGKGGA, pada satu titik saya sadar saya harus berhenti berpikir seperti itu dan memulai. Bukannya saya sok menggurui atau Mario Teguh mode on *haha*
Kadang-kadang sering malah pemikiran HGKGGA itu masih singgah di otak saya, kan saya juga manusia yang punya banyak kekurangan, ini hanya sekelumit pemikiran saya tentang HGKGGA, yang mana lumayan sering saya dengar dari lingkungan sekitar saya. Mari saling mengingatkan dan kita berubah bersama! Pada akhirnya kita semua menjadi manusia yang lebih positif

Semua yang saya dan anda perlukan untuk membuat ‘OUR OWN FABULOUS’ life sudah ada di sekitar, tinggal kita saja yang harus jeli serta pro aktif untuk memetiknya dan mengolahnya menjadi HAL YANG KITA INGINKAN

Tidak perlu meninggalkan hidup sekarang dan sengaja ke kehidupan baru … *kecuali memang harus pergi karena satu dan lain hal ya*
Kalo mindset masih mind set lama sih … pindah ke Kutub Selatan pun pada akhirnya akan muncul lagi sindrom HGKGGA itu.

Simply do what you have to do

§ 2 Responses to don't say "Hidup gue kok gini-gini aja!"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading don't say "Hidup gue kok gini-gini aja!" at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: