perfect sunday evening

November 17, 2008 § Leave a comment

cimg6387-50-copy

you won’t need love that makes you laugh and cry
if you have them to made a perfect sunday evening!

Hari minggu kemarin adalah hari yang menyenangkan, sahabat baik saya datang dari Bandung lalu ada acara gathering dengan Oscar (Baby’s new golden) di Taman Menteng pada sore hari. Kami semua berkumpul di sana, dan hasilnya menyenangkan sekali! Hari minggu sore kemarin masih mempengaruhi mood saya sampai sore hari ini, mood saya jadi bagus sekali. Akhir-akhir ini banyak kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang saya rasakan, yang mungkin dulu tidak pernah terlihat karena saya terlalu fokus dengan satu hal dan terlalu mengharapkan kesempurnaan rasa bahagia dari hal tersebut. Kenyataannya … nol besar. Memang jangan terlalu berharap dari hal yang memang tidak bisa dikendalikan. Lebih baik berkonsentrasi kepada diri sendiri, yang jelas-jelas masih bisa kita kendalikan, masih bisa kita atur, dan sepenuhnya dibawah kendali kita.

Beberapa teman saya yang hidup lajang, kadang berkata, “Saya kesepian,” yang mana hal itu juga beberapa kali saya rasakan. Saya kesepian dan saya membutuhkan orang yang khusus memperhatikan saya 24 jam sehari. Menanyakan hal-hal tidak penting seperti sudah makan atau belum dst … dst …
Tapi rasanya pathetic sekali jika saya menjalin hubungan dengan orang lain hanya dengan dasar “Kesepian,” atau “Umur gue nambah terus nih,” atau “Gue nggak ada teman malam minggu,” dst … dst …

Apalagi setelah ngobrol dengan Ujow, ada satu kesimpulan yang lumayan membuat saya sebal. Kalau ternyata rasa suka dan sayang itu akan timbul dengan sendirinya apabila dua orang anak manusia menghabiskan waktu bersama-sama dalam kurun waktu yang cukup lama dan sering. Sering bertukar cerita sehari-hari satu sama lain. Dalam hitungan waktu dua anak manusia itu akan menumbuhkan benih-benih sayang di dalam diri masing-masing, yang padahal-padahal awalnya dua orang anak manusia itu tidak punya ‘rasa lebih’ sama sekali. Dengan satu syarat … dua orang anak manusia itu tidak menemukan ‘tingkah tidak terampunkan’ atau ‘habit aneh’ yang memang tidak bisa diterima sama sekali. Tapi selama anak manusia itu tidaklah buruk-buruk amat, ngobrol nyambung, dan punya pembawaan yang asyik, rasa suka itupun akan muncul dengan seenak udelnya tanpa izin sama sekali. Menyebalkan sekali!

Saya jadi berpikir, saya tidak mau lagi menyukai orang dengan cara yang ‘tidak disengaja’ seperti di atas, cuma karena sering ketemu, sering berinteraksi, asyik, nyambung bla … bla … bla lalu saling menyukai dan akhirnya menjalin hubungan. Saya ingin bersama orang yang benar-benar bisa membuat saya merasakan sebuah ‘feeling’ dan ‘chemistry’ tertentu saat saya bertemu dia *lebay banget sih gue!* biasanya suatu hubungan yang dimulai dari munculnya perasaan seperti itu terlebih dahulu akan berjalan dengan lebih baik, tidak seperti hubungan suka ‘hanya’ karena terbiasa

Lalu … loncat ke saat ngobral ngobril sama eric, kami membahas nama saya yang rupanya punya kesan tertentu untuk beberapa orang *entah kenapa ya?!*. Kalo kata eric mungkin memang nama saya itu punya kesan dan efek tersendiri untuk orang lain yang mungkin tidak saya sadari, yang kadang membuat seseorang jadi ingin mengenal saya *aneh sih*. Lalu saya teringat kata-kata seseorang, “Emang sih La, kalo orang baru kenal lo kulitnya doang. Kayaknya lo tuh orangnya asyik banget, pinter, pokoknya mantablah. Tapi kalo udah kenal lo sih ternyata lo ga segitunya juga.” Saat orang itu mengatakan hal itu, saya mengiyakan dalam hati. Saya mungkin tidak seperti yang dibayangkan olehnya waktu semakin kenal dengan saya. Tapi eric mengatakan satu hal yang akan saya ingat terus, “Berarti kamu memang harus mencari orang lain lala, dia tidak bagus buat kamu. Saya semakin mengenal kamu malah semakin ingin kenal lagi. Kalau dia bisa mengatakan hal seperti itu sama kamu, berarti dia bukan orang yang tepat.”

Dan saya langsung menyetujuinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading perfect sunday evening at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: