si waktu yang bandel dan terus berlari

November 6, 2008 § Leave a comment

Tahun ini saya 23 tahun
4 bulan lagi 24 tahun

Ini bukan soal umur tapi soal waktu yang berjalan terus tanpa menunggu sedetik pun. Dan kecepatan waktu yang luar biasa ini sangat terasa sejak saya berumur 20 tahun. Rasanya dari usia 20 ke usia 23 seperti kereta api express yang bahkan tidak pernah singgah di stasiun manapun. Dan ulang tahun yang tidak membuat bahagia itu mulai terjadi di usia 22 …

Saya bersyukur sekali dengan semua yang sudah saya punya sekarang, toh kalau dipikir masih lebih banyak orang yang mungkin tidak seberuntung saya. Setidaknya saya masih bisa makan 3x sehari, masih punya orang-orang yang sayang sama saya, punya tempat berteduh dsb … dsb … dsb
Tapi saya juga tau, sebenarnya masih lebih banyak hal baik yang bisa saya lakukan tapi tidak saya lakukan, kenapa? tentu saja karena kemalasan. Saya benci menjadi orang yang pemalas. Saya benci menjadi orang yang banyak alasan. Saya benci menjadi orang yang selalu menunda dengan banyak a-i-u-e-o

Saya ingin berlari kencang, tapi saya bingung mulai dari mana. Kata teman saya mulailah dari yang kecil, ya itu benar. Saya akan memulai dari yang kecil …

Duduk diam dan mengharapkan sesuatu adalah sebuah omong kosong
Berani bermimpi maka harus berani memulai

Teringat kata-kata Anggun
“Kalau bermimpi jangan tidur terus, tapi harus langsung bangun, mandi, dandan yang cantik, dan keluar untuk mewujudkannya,”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading si waktu yang bandel dan terus berlari at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: