mushroom

October 27, 2008 § Leave a comment

Dia membuat kepala pening dan pemandangan menjadi buyar. Dia membuat saya mengira pria berwajah putih adalah sebuah halusinasi. Dia membuat saya terkaget-kaget melihat seorang pria yang tiba-tiba berdiri di samping saya. Dia membuat kaki saya lemas dan ingin duduk. Dia membuat saya ingin berdiam dan bertanya-tanya tentang banyak hal. Dia membuat saya berpikir “Iri deh sama Nia Ramadhani cantik amat,”. Dia membuat saya mengernyit heran melihat ekspresi mabuk seorang perempuan. Dia membuat saya melongo sebal dengan segerombolan cewek ABG dengan seragam poni lempar dan kemben putih. Dia membuat saya tidak ingin lagi meminum apapun minuman yang berbau sengit. Dia membuat saya tersenyum terpaksa dengan orang-orang karena saya jadi tidak ingin tersenyum. Dia membuat saya mencari si A dan si B dan si C agar saya bisa merasa senang kembali.

Yang paling menyebalkan …

Dia membuat hati saya berteriak-teriak memanggil namamu
Dia membuat mata saya mencari-cari wajahmu di antara keramaian
Dia membuat saya men-dial no kamu di hand phone
Dia membuat saya memikirkan kamu
Dia membuat saya ingin pulang
Dia membuat saya ingin bertemu kamu

Rasanya cuma 2 jam, tapi ternyata menyiksa sekali …
Semua itu membuncah keluar seperti air bah
2 jam yang melelahkan …

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading mushroom at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: