eagle eye & roket di punggung

October 24, 2008 § Leave a comment

Sudah jarang menulis di blog. Jadi canggung. Nulis apa  ya?

Oh! Saya tau, cerita soal hari kemarin saja. Kemarin hujan deras, rasanya malas sekali menyetir pulang ke kostan karena Jakarta pasti macet sekali. Akhirnya saya dan beberapa teman kantor memutuskan untuk mendamparkan diri ke Setia Budi One untuk menonton Eagle Eye, I love Shia PERIOD

Lalu … saya kecewa. Ekspetasi saya akan film ini cukup tinggi mengingat idola saya, Shia bermain di film ini. Menurut saya orang seperti Shia tidak akan mengecewakan saya tapi kenyataannya adalah he did. Film ini adalah film yang aneh dan menyebalkan, film ini menjatuhkan derajat manusia seutuhnya. Masa sih manusia dikalahkan sama KOMPUTER? Sepintar apapun komputer, dia kan cuma komputer … yang bisa langsung di OFF oleh manusia. Masa sih komputer bisa lebih pintar. SAYA TIDAK TERIMA.

Tapi sudahlah … saya juga tidak mau membahas panjang-panjang soal film aneh yang memposisikan komputer bisa lebih pandai dari manusia. Saya cuma terkesan dengan satu kalimat yang diucapkan Shia di film itu. Di film itu Shia berperan menjadi twins. Saudara kembarnya adalah tipe orang yang ambisius dan selalu mendapatkan apa yang dia mau, sedangkan Shia berbeda 180 derajat. Shia adalah orang yang tidak suka dengan pendidikan, karir dan kemapanan.

Dari kecil Shia sudah terbiasa dibanding-bandingkan dengan saudara kembarnya itu. Dari kecil Shia selalu dibantu oleh saudara kembarnya, dari langkah pertama sampai pekerjaan rumah.
Sampai tiba kabar kalau saudara kembarnya itu meninggal karena kecelakaan. Shia sedih … dan terpukul.

Lalu pada satu adegan dimana Shia sedang ngobrol dengan wanita lawan mainnya di Eagle Eye. Wanita itu terus membahas saudara kembar Shia yang super hebat. Dan Shia mengucapkan satu kalimat yang menempel baik di kepala saya

Dia seperti orang yang memiliki roket di punggungnya. Melakukan semua hal dengan cepat dan baik. Tidak ada satupun yang dapat menghentikan dia. Sementara saya memang terlahir lamban.

WOW … what a statement. Memiliki roket di punggung … it seems like the most ambitious statement. Menyenangkan sekali. Lalu saya menyadari, selama ini mengapa adik laki-laki saya memiliki semua hal yang dia inginkan. look. brain. great school. full scholarships. smart. sharp. bold. and always become a center of attention. Dia memiliki roket di punggungnya sehingga dia selalu lebih cepat daripada orang lain yang mungkin cuma memiliki sayap rapuh atau bahkan tidak memiliki sayap sama sekali.

Sekarang saya ingin memasang roket di punggung saya, agar bisa terbang jauh dan cepat.
Hidup cuma satu kali kawan, mengeluh dan menjadi downer bukanlah pekerjaan yang bagus untuk dilakukan

Cheerio!

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading eagle eye & roket di punggung at DAUR IMAJI.

meta

%d bloggers like this: