Skip to content

dunia Katie

February 9, 2012

Sudah beberapa hari super ketagihan dengan blog Katie yang segar, berbeda, apa adanya, dan bisa mendatangkan letupan kebahagiaan kecil di hari. Hingga saya sampai di postingan di ini:

I was speechless.

I suddenly miss my family.

August Sander captivating photos

January 12, 2012

It feels like looking at Edgar Allan Poe stories.

kadangkala #6

December 29, 2011

my sins are revealed

December 27, 2011
Greed: Medium
Gluttony: Medium
Wrath: Low
Sloth: Very Low
Envy: Medium
Lust: High
Pride: Low

lust. envy. no wonder.

Discover Your Sins – Click Here

1 detik

December 14, 2011

Seringkali hati ini tersenyum dalam sepi membayangkan kematian. Bahwa wujud kematian membuat apapun yang dimiliki saat ini tidak bernilai. Pencapaian, benda, dan apalagi uang.

Bahwa cuma kebahagiaan hatilah yang layak dikejar semasa masih dapat mencicipi kehidupan.
Bahwa melihat dunia dengan konsekuensi tidak memiliki seonggok deposito itu tidaklah mengapa.
Bahwa mengecup bibir yang sebenarnya terlarang tetapi dicinta sepenuh hati sah adanya.
Bahwa berlari dari satu langit mimpi ke langit lain dalam hitungan menit tidak ada yang melarang.

Kesadaran akan kematian itu membebaskan. Semua rasa dari belenggu semu yang bahkan tidak akan menjadi bagian dari 1 detik menjelang kepulangan ke rumah-Nya. 1 detik yang akan merangkum semua kenangan terbaik, cinta, kasih sayang tak bersyarat, tawa lepas, kenikmatan dari hal sederhana, sahabat yang ada di hati, tali keluarga, dan kamu.

“Death must be so beautiful. To lie in the soft brown earth, with the grasses waving above one’s head, and listen to silence. To have no yesterday, and no tomorrow. To forget time, to forgive life, to be at peace.” ~Sylvia Plath

_

Jakarta, 14 Dec ’11 | untuk mereka yang telah menemukan lokasi bahagia sesungguhnya.

the enviable Quentin Jones

December 14, 2011

(maybe I should tell my mom her statement below)

… what drive me is not wanting to be bored. I think I want to always feel excited about what I’m doing. Everything is to be new and to keep experiences fresh.

You should watch the amazing video of Quentin Jones  (I want her shoes, spacious bedroom, stripes carpet, and black sheer skirt) made by the why-your-works-always-amazing Todd Selby.

xxx

burton x depp

December 14, 2011

image via: la maison de poppa

[ home ]

December 13, 2011

… as much as I love my bed and family and hot chocolate, I don’t always feel at home, at home. I don’t always feel at home in my hometown. I was first made aware of the idea that home could be an identity you find or make yourself when I saw No Direction Home, the documentary about Bob Dylan’s life through 1965. He was born into a small town in Minnesota that was boring and simple, and went so far as to say he could’ve been born to the wrong parents. And he hoped to find home through his relationship with music.

-

read the complete ‘oh-so-a-ma-zing’ article here (btw, image is from the same page)

wish you all the same thought as mine

December 10, 2011

tentang titik nyaman yang berserakan*

December 10, 2011

*)  tapi terkadang lupa diamini, atau sesimpel tidak disadari.

Titik nyaman pertama

Waktu ada di perut ibu. Berbaring anteng tanpa impian dan daya khayal.

Titik nyaman kedua

Waktu jadi bayi. Lapar, sakit perut, kepanasan tinggal ‘oek’. Mimpi pun sepenuhnya berperan murni sebagai bunga tidur semata.

Titik nyaman ketiga

Waktu jadi siswa berseragam. Stress maksimal soal PR yang lupa dikerjain, jatah bolos yang melampaui batas, terlambat upacara, atau lupa pakai atribut dasi-topi. Di luar itu makan minum gratis, pacaran juga belum memikirkan ribetnya (keharusan) menikah.

Titik nyaman keempat

Waktu mengalami era kebebasan menjadi mahasiswa. Aktivitas pacaran masih lebih seperti petualangan daripada komitmen dengan seabrek kewajiban. Mencari kesenangan dalam keseharian adalah wajib walaupun kantong selalu kempes.

Titik nyaman kelima

Bekerja. Menghasilkan uang. Liburan tanpa perlu izin. Gonta ganti Memilah milih pasangan yang ada di depan mata maupun yang harus diusahakan. Sedikit selingkuh bibir (jangan sampai hati). Berteman sambil naksir, berteman sambil keki. Berlari kencang mengejar mimpi yang merongrong tiap bangun pagi.

Titik nyaman keenam

Entah, belum sampai ke sana.

-

Jakarta, 10 Desember 2011 | saat cuaca terlihat sedang jatuh cinta.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.